Minggu, 22 Juli 2018, WIB


Assalamualaikum Warakhmatullahi Wabarokatuh

 

Puji syukur, marilah senantiasa kita haturkan Kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan hidayahNya, kita senantiasa diberikan kenikmatan iman dan Islam, serta kenikmatan sehat Wal’afiat. Sebagai masyarakat yang beriman seyogyanya kita membaktikan hidup kita dengan optimis dan dengan rasa penuh tanggung jawab, untuk keselamatan bersama, kemajuan bersama, kemaslahatan bersama dan bukan hanya kepentingan pribadi semata. Tidak lupa marilah kita ucapkan Sholawat dan salam kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW, beserta Keluarganya, Sahabatnya dan pengikutnya hingga kepada kita sekalian semoga kita semua mendapatkan Syafaatnya di hari kiamat nanti.

 

Indah rasanya mengingat kota tempat saya tinggal, rindu di saat jauh, melekat tidak mau terpisah saat dekat. Sukabumi merupakan kota tercinta dan terindah yang berada di Provinsi Jawa Barat-Indonesia. Bagi saya Kota kecil yang indah, sejuk, menawan, dan religius ini adalah sebuah kawasan yang menjadi daya tarik tersendiri, untuk para penikmat wisata, kuliner, para pelajar dan santri-santri hingga investor dari luar daerah tertarik untuk datang ke Sukabumi. Semuanya adalah anugrah terbesar yang diberikan Allah SWT. Saya yakin kota ini adalah kota dengan penuh barokah, banyak hal yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Salah satunya dibuktikan dengan ditetapkannya Kota sukabumi sebagai Kota Hirarki IIIA yang memiliki fungsi dan peran sebagai Pusat Produksi, Koleksi, dan Distribusi dengan skala pelayanan inter regional dan memiliki intensitas kegiatan ekonomi yang tinggi, sehingga kita sebagai warga Sukabumi memiliki keyakinan bahwa kota kita tercinta ini pasti akan maju.

 

Kita ketahui bersama bahwa Kota Sukabumi sangat strategis, terlebih lagi jika jalan tol dan jalur ganda kereta api selesai, hal itu akan mendatangkan sebuah kesempatan besar bagi warga Sukabumi, khususnya para pemuda-pemudi Sukabumi untuk bersaing dan membuktikan bahwa putra-putri daerah dapat berkompetisi dengan para pendatang. Sebaliknya, hal ini dapat menjadi bumerang jika masyarakat lokal tidak mampu bersaing dalam pasar tenaga kerja, atau Sumber Daya Manusia warga Kota Sukabumi yang berkualitas lebih memilih untuk berkompetisi di luar. Sudah saatnya kita bangkit, bersama-sama kita membangun Kota Sukabumi, agar tidak tertinggal oleh kota-kota lain. Kota Sukabumi memiliki SDM berkualitas, kreatif, dan inovatif, namun saat ini hal tersebut tidak terarah, tidak didukung atau tidak difasilitasi secara memadai. Banyak hal yang harus dibenahi dan ditingkatkan, misalnya dalam bidang pendidikan dasar, menengah dan tinggi agar Sukabumi memiliki Sumber Daya Manusia yang memiliki daya saing dan siap membangun Kota Sukabumi tercinta. Kesehatan juga harus terus dipelihara agar masyarakat hidup lebih baik sehingga memiliki energi untuk membangun Kota. Bidang Ekonomi sebagai penopang penghasilan masyarakat tentu saja harus ditingkat agar sejahtera warganya makmur kotanya dengan mengembangkan potensi yang dimiliki warga dengan dukungan pemerintah daerahnya.Maka menjadikan Kota Sukabumi sebagai primadona di Jawa Barat hingga ke mancanegara bukan hanya mimpi belaka, namun sebuah tujuan untuk segera diwujudkan. Tujuan itu akan terwujud jika kita SATU, ber-SATU untuk maju, membangun Kota Sukabumi. Saya telah memutuskan untuk mewakafkan kehidupan saya untuk mendukung kepentingan bersama, demi kemajuan kita bersama.

 

Mengakhiri sambutan ini, saya ucapkan terimakasih dan mohon dukungan warga Sukabumi, agar kita bisa disatukan oleh nama Kota Sukabumi, maka bersatulah untuk menjadikan Kota Sukabumi lebih maju lagi, lebih dihargai, berwibawa dan bisa lebih banyak dibicarakan untuk hal positif dan membanggakan di kancah nasional maupun Internasional.

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, semoga Allah SWT senantiasa menguatkan hati kita semua dalam berikhtiar. Aamiin yaarobalalamin.

 

Wassalaamu’alaikum

Warahmatullahiwabarakatuh

JONA ARIZONA S.IP., M.M.